
“Entah kenapa ada yang bilang coba hubungi Aritonang. Saya tahu dia tidak punya duit, tapi saya bantu dampingi ke Polres dan akhirnya diproses,” katanya sambil menambahkan, untuk semua perkara yang dia tangani, dia selalu berusaha membela habis-habisan karena menganggap klien sebagai bagian dari hidupnya.
“Kita bela habis-habisan. Bukan pertama-tama berdasarkan duit. Setiap orang yang saya bela, akan menjadi ‘tenaga marketing’ saya. Kalau saya tangani perkara dengan bagus, tidak mungkin dia tidak nyanyi. Pasti dia akan mengiklakan bahwa kita pengacara yang baik, tidak mata duitan,” jelas pehobi olahraga, terutama jogging dan fitness ini.
Advokat pajak
Sembari menangani perkara-perkara lainnya, di tahun 2017, Herbert memfokuskan dirinya pada penyelesaian masalah pajak.
“Profesi konsultan pajak ‘kan langkah. Orang malas menanganinya karena soal pajak itu rumit dan bikin pusing. Tapi saya malah merasa tertantang,” katanya. Ia pun mencari peluang untuk menjadi asisten atau magang di kantor pengacara yang khusus menangani perpajakan.
Tapi tak ada yang mau. Teman sendiri pun menolak. Sampai akhirnya dia bertemu orang pajak yang mengajaknya maju di depan sembari dia membantu dari belakang.
Be the first to comment