JAKARTA,SpiritPerantau.com II Di tengah hiruk-pikuk ibu kota, sebuah langkah strategis diambil oleh para pengurus DPC PERADI SAI Jakarta Barat. Bertempat di Kantor Hukum Stefanus Gunawan & Rekan, yang juga menjadi Sekretariat resmi organisasi, rapat kerja digelar dengan satu tujuan: Menyusun program kerja jangka pendek yang konkret dan berdampak untuk periode 2025–2026.
Dipimpin langsung oleh Ketua DPC, Stefanus Gunawan, S.H., M.Hum., rapat ini bukan sekadar rutinitas organisasi. Ini adalah panggilan untuk menghidupkan kembali marwah profesi advokat yang profesional, demokratis, dan berpihak pada keadilan.
Salah satu agenda utama yang segera ditindaklanjuti adalah penandatanganan MoU kerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara dan Universitas Atmajaya Jakarta. Kerja sama ini mencakup pelaksanaan PKPA (Pendidikan Khusus Profesi Advokat), UPA (Ujian Profesi Advokat), hingga penyumpahan advokat.
“Kita butuh kualitas, bukan kuantitas. Materi dari DPN PERADI SAI sangat luar biasa, dan para pengajar pun terseleksi. Mari kita tunjukkan bahwa kita profesional dengan memberi akses seluas-luasnya bagi lulusan hukum,” tegas Stefanus.

Stefanus juga menekankan pentingnya semangat demokrasi dalam organisasi. Semua keputusan harus lahir dari kesepakatan bersama, dijalankan bersama, dan dirasakan manfaatnya bersama.
Tak hanya itu, ia mendorong agar DPC Jakarta Barat aktif memberikan bantuan hukum pro bono kepada masyarakat yang benar-benar tidak mampu, termasuk dalam kasus-kasus yang menyita perhatian publik.
Ketua Komite Pembelaan Profesi, R. Liston Marpaung, S.H., M.H., menyuarakan harapan agar program kerja tidak berhenti di atas kertas.
“Jangan sampai hanya teori. Saya akan libatkan DPN agar program di komite saya sejalan dari tingkat DPC hingga pusat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komite Publikasi dan Humas, Darius Leka, S.H., M.H., menyatakan dukungan penuh terhadap semua program pengurus.
“Kami akan mempublikasikan setiap kegiatan ke publik, membangun citra positif DPC Jakarta Barat melalui media digital dan konvensional, serta menjalin hubungan baik dengan komunitas hukum,” katanya.

Dengan semangat kolaboratif dan program yang realistis, DPC PERADI SAI Jakarta Barat menargetkan diri sebagai “role model” bagi DPC lain di seluruh Indonesia. Seperti yang dikatakan Stefanus, “Nama-nama besar di dunia hukum lahir dari Jakarta Barat. Kini saatnya kita melahirkan program besar yang berdampak nyata.” (ShdariusLeka).
Be the first to comment