SpiritPerantau.com—Para Hamba Tuhan dari berbagai gereja akan berkumpul untuk berdoa bersama pada Selasa (20 Mei 2025) berbarengan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Giat rohani bertajuk “Kebangkitan Doa Nasional 20.05.2025” ini akan dipusatkan di Sentul International Convention Center (SICC) Sentul mulai pukul 14.00-18.00 WIB. Pertemuan doa yang sama akan berlangsung di 514 Kota/Kabupaten di wilayah masing-masing.
Kesepakatan untuk menggelar giat rohani akhbar ini muncul dalam acara Leader’s Summit yang diinisiasi Jaringan Doa Nasional (JDN) pada tanggal 21 Januari di SICC dan dihadiri oleh Aras Gereja, Pengarah JDN, Hamba-Hamba Tuhan dari mitra-mitra JDN, dan beberapa pertemuan lanjutan dengan para pemimpin gereja. Semuanya sepakat untuk melaksanakan momentum “Kebangkitan Doa Nasional”.
Tiga tujuan utama
Seperti disampaikan Pdt. Aristarkus Tarigan, Fasilitator Umum JDN sekaligus Ketua Panitia acara, dalam konferensi pers yang diadakan di GKB Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (10/03/2025), Kebangkitan Doa Nasional ini digelar dengan tiga tujuan utama.
Pertama, menyatukan kembali Tubuh Kristus, melalui para pemimpin gereja yang bersama-sama merendahkan diri, memuji dan menyembah Tuhan.
Kedua, menggumuli situasi bangsa antara lain bencana alam, gelombang PHK yang bertambah besar, korupsi yang sangat memprihatinkan, seruan Indonesia Gelap (Kabur Aja Dulu) yang mengisaratkan adanya kelesuan ekonomi dan suramnya masa depan.
Ketiga, menyatukan hati masuk dalam pemberitaan Injil di akhir zaman.
“Melalui doa, kita ingin membawa ratapan dan tangisan di hadapan Tuhan. Kita membawa seluruh pergumulan bangsa ke hadapan Tuhan dalam kerendahan hati. Dengan merendahkan diri di hadapan Tuhan dan berdoa, kita berharap semua tembok masalah akan dihancurkan,” kata Pdt. Aristarkus.
Siklus 20 tahunan
Dalam Konferensi Pers yang dihadiri Pdt. Aristakus, Pnt Heri Pratomo selaku Sekum JDN dan Festy Sarumaha selaku Fasilitator Mobilisasi JDN, Ps Toni Mulia menyinggung tentang kebangkitan doa secara nasional untuk mengatasi persoalan bangsa yang biasa terjadi dalam kurun 20 tahun.
“Pada tahun 2005, kita telah menyalahkan api transformasi melalui momentum National Prayer Conference (NPC 5.5.5/5 Mei 2005) yang merupakan gong kesatuan doa di dalam Tubuh Kristus di mana sebelumnya keadaan Indonesia memiliki banyak masalah, bahkan disebut supermarket bencana. Dan melewati 20 tahun dari hari itu, kita telah melihat hal-hal yang besar terjadi di negeri ini. Begitu banyaknya jawaban doa yang telah kita terima yang merupakan buah dari ketekunan gereja yang berdoa dalam kesatuan,” jelas Ps. Toni.
Pnt Heri Pratomo berharap mengajak seluruh pendeta yang memiliki hati untuk bangsa ini untuk sama-sama merendahkan diri dan berdoa bagi kesejahteraan bangsa kita.
“Mari terlibat. Inilah saatnya Indonesia mengalami gelombang kebangkitan rohani yang lebih besar dan melalui gerejaNya cahaya kemuliaanNya terpancar di seluruh negeri,” katanya mengutip Yesaya 60: 1-2).
Bagi yang ingin menabur dalam Momentum Kebangkitan Doa Nasional ini, dapat mengirimkan di no rekening “Perhimpunan Koferensi Nasional/JDN, CIMB Niaga: 800047896300. Dan untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi 081717124226 (Festy), 081282306289 (Heri P), 082125293787 (Sekretariat JDN-Lisa). (Paul MG).
Be the first to comment